Hallo Popeye!
Masih ingatkah dengan "sebutan sayang" ini? Aku, Olive yang selalu bawel menyuruhmu untuk makan bayam.
"You're My Popeye, not Superman. You're My Best Protector kedua setelah Papahku."
Pernah dengar kata-kata ini? Coba baca.
"Segala sesuatu yang dihasilkan dan diciptakan sendiri untuk diberikan kepada orang tersayang akan memberikan kesan dan kenangan terkuat dalam memori otaknya."
Dan ini karyaku untuk kamu.
Jika aku menceritakan kisah kita disini bagaimana? Apa kamu mau membacanya? Aku ingin sekali menggilitikmu dengan berbagai kisah kita. Menyediakan ingatan-ingatan apa saja yang bisa kuberi dihari ini, kenangan terbahagia dan terbodoh yang sudah kita lewati. Agar kamu bisa berseri-seri saat mengingatnya.
Begini... Sini mendekatlah. Akan kubisikan segala cerita kita. Dekatkanlah pada ponselmu, aku ingin menceritakan semua tentang kita. Dan bicaralah padaku bahwa, kamu selalu mengingat hal-hal terindah sampai tersulit sekalipun dalam hubungan kita.
Ini hari Valentine. Apa kabarnya kamu di hari ini? Masihkah sehat? Aku rasa kasih sayang bukan hanya untuk ditunjukkan di tanggal 14 Februari saja, bukan? Bukankah setiap harinya sudah aku realisasikan inginmu untuk aku bahagiakan? -dulu-
Bukankah, memang sedari dulu kita tidak pernah merayakan hari valentine? Kita merasa "Buat apa ada Valentine? Setiap harinya buat kita itu adalah hari kasih sayang."
Berdesis dalam hati, "Jika valentine hanya untuk memberi coklat, bunga, dan boneka yang berbentuk hati. Menurutku itu jadul sekali. Ada sesuatu yang baru untuk hari valentine selain itu? Membahagiakan pasangan? Aku rasa, dihari-hari lainpun membahagiakan pasangan pasti sering dilakukan?" Ah sudahlah, seakan terlalu berpikir keras untuk tanggal ini sampai mumet kepalaku hehe.
Teruntuk kamu, yang entah bagaimana kamu sekarang.
Happy Valentine, ini kali ke 4 kita merayakan Valentine.
Biarpun ditahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Kamupun tahu jawabannya, mengapa? Tak perlu aku sebutkan, karena kita sudah saling menyadari sendiri, benarkan?
Rupanya, tidak banyak yang bisa aku bahas tentang valentine. Karena bahasanku tentang ini sangatlah minim sekali. Karena memang, setiap hari valentine untuk setiap tahunnya sejak bersama kamu itu.... Bukanlah hari yang istimewa atau dibuat berlebihan. "Karena, kenangan kita tidak hanya terdapat pada satu tanggal indah saja. Melainkan, kenangan kita tertumpuk di setiap detik, menit, jam, hari, dan seterusnya."
Maafkan, karena aku belum bisa memberimu kesan terindah di hari Valentine sedari dulu.
Maafkan aku, yang belum sepenuhnya membahagiakan kamu.
Karena, aku tidak mau mengecewakanmu untuk kesekian kalinya. Maka, aku kirimkan kosakata tulisanku ini untuk kamu.
Romantisku seperti ini, romantisku bukan seperti perempuan lain yang membelikan suatu barang untuk orang yang dia sayang. Tetapi, ketahuilah. Jangan melihat sesuatu dari berapa harganya, tetapi bagaimana usahanya serta makna dari hadiahku ini.
Bagaimana? Setujukan?
Aku sakit menulis kosakata ini untukmu. Karena, kosakata ini adalah tebusanku atas kesalahan saat 3 tahun lalu bersamamu. Menebus segala kekuranganku dalam membahagiakanmu. Ini hal kecil yang bisa kuberi untukmu di hari Valentine tahun ini.
Jika, kelak. Semesta mengizinkan kita untuk bertemu lagi di Valentine tahun selanjutnya, semoga keadaan kita sudah lebih baik dari ini.
Sekali lagi.
Selamat Hari Valentine, Popeye!
Jangan lupa jaga selalu kesehatanmu, jangan lupa makan bayam agar kamu tetap menjadi penyelamatku dalam keadaan terburukku, nanti.
Semoga selalu berbahagia, Kita.
Masih ingatkah dengan "sebutan sayang" ini? Aku, Olive yang selalu bawel menyuruhmu untuk makan bayam.
"You're My Popeye, not Superman. You're My Best Protector kedua setelah Papahku."
Pernah dengar kata-kata ini? Coba baca.
"Segala sesuatu yang dihasilkan dan diciptakan sendiri untuk diberikan kepada orang tersayang akan memberikan kesan dan kenangan terkuat dalam memori otaknya."
Dan ini karyaku untuk kamu.
Jika aku menceritakan kisah kita disini bagaimana? Apa kamu mau membacanya? Aku ingin sekali menggilitikmu dengan berbagai kisah kita. Menyediakan ingatan-ingatan apa saja yang bisa kuberi dihari ini, kenangan terbahagia dan terbodoh yang sudah kita lewati. Agar kamu bisa berseri-seri saat mengingatnya.
Begini... Sini mendekatlah. Akan kubisikan segala cerita kita. Dekatkanlah pada ponselmu, aku ingin menceritakan semua tentang kita. Dan bicaralah padaku bahwa, kamu selalu mengingat hal-hal terindah sampai tersulit sekalipun dalam hubungan kita.
Ini hari Valentine. Apa kabarnya kamu di hari ini? Masihkah sehat? Aku rasa kasih sayang bukan hanya untuk ditunjukkan di tanggal 14 Februari saja, bukan? Bukankah setiap harinya sudah aku realisasikan inginmu untuk aku bahagiakan? -dulu-
Bukankah, memang sedari dulu kita tidak pernah merayakan hari valentine? Kita merasa "Buat apa ada Valentine? Setiap harinya buat kita itu adalah hari kasih sayang."
Berdesis dalam hati, "Jika valentine hanya untuk memberi coklat, bunga, dan boneka yang berbentuk hati. Menurutku itu jadul sekali. Ada sesuatu yang baru untuk hari valentine selain itu? Membahagiakan pasangan? Aku rasa, dihari-hari lainpun membahagiakan pasangan pasti sering dilakukan?" Ah sudahlah, seakan terlalu berpikir keras untuk tanggal ini sampai mumet kepalaku hehe.
Teruntuk kamu, yang entah bagaimana kamu sekarang.
Happy Valentine, ini kali ke 4 kita merayakan Valentine.
Biarpun ditahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Kamupun tahu jawabannya, mengapa? Tak perlu aku sebutkan, karena kita sudah saling menyadari sendiri, benarkan?
Rupanya, tidak banyak yang bisa aku bahas tentang valentine. Karena bahasanku tentang ini sangatlah minim sekali. Karena memang, setiap hari valentine untuk setiap tahunnya sejak bersama kamu itu.... Bukanlah hari yang istimewa atau dibuat berlebihan. "Karena, kenangan kita tidak hanya terdapat pada satu tanggal indah saja. Melainkan, kenangan kita tertumpuk di setiap detik, menit, jam, hari, dan seterusnya."
Maafkan, karena aku belum bisa memberimu kesan terindah di hari Valentine sedari dulu.
Maafkan aku, yang belum sepenuhnya membahagiakan kamu.
Karena, aku tidak mau mengecewakanmu untuk kesekian kalinya. Maka, aku kirimkan kosakata tulisanku ini untuk kamu.
Romantisku seperti ini, romantisku bukan seperti perempuan lain yang membelikan suatu barang untuk orang yang dia sayang. Tetapi, ketahuilah. Jangan melihat sesuatu dari berapa harganya, tetapi bagaimana usahanya serta makna dari hadiahku ini.
Bagaimana? Setujukan?
Aku sakit menulis kosakata ini untukmu. Karena, kosakata ini adalah tebusanku atas kesalahan saat 3 tahun lalu bersamamu. Menebus segala kekuranganku dalam membahagiakanmu. Ini hal kecil yang bisa kuberi untukmu di hari Valentine tahun ini.
Jika, kelak. Semesta mengizinkan kita untuk bertemu lagi di Valentine tahun selanjutnya, semoga keadaan kita sudah lebih baik dari ini.
Sekali lagi.
Selamat Hari Valentine, Popeye!
Jangan lupa jaga selalu kesehatanmu, jangan lupa makan bayam agar kamu tetap menjadi penyelamatku dalam keadaan terburukku, nanti.
Semoga selalu berbahagia, Kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar