Sekarang memang kamu sedang terbang tinggi, melambung bersama mimpi-mimpi. Bagaimana awan itu? Benar seperti kapas, atau hanya gumpalan gas? Sungguh aku ingin tahu karena tak pernah sekalipun aku ke sana.
Mimpi memang tidak kenal lokasi, baik itu kamu yang sedang berada di ketinggian atau aku yang diam di tempat. Angan melayang, merasakan bagaimana rasanya di angkasa, bebas berkeliaran dengan harapan yang luar biasa, dan dapat melihat jejak-jejak kecil di bawah.
Aku hanya ingin berpesan, sebaiknya kamu tetap ingat bahwa gravitasi tetap ada. Kamu memang terbang, menentang hukum gravitasi, tapi ingat akan tiba waktunya kamu untuk jatuh sangat jauh dan sangat sakit. Berhati-hatilah di sana, jatuh selalu siaga menjelang, dan itulah saat yang tepat bagiku untuk mengucapkan selamat datang kembali dikehidupan awalmu.
Tapi, sepertinya surat ini akan kau baca setelah tiba waktunya.
Dari,
Tanah
Mimpi memang tidak kenal lokasi, baik itu kamu yang sedang berada di ketinggian atau aku yang diam di tempat. Angan melayang, merasakan bagaimana rasanya di angkasa, bebas berkeliaran dengan harapan yang luar biasa, dan dapat melihat jejak-jejak kecil di bawah.
Aku hanya ingin berpesan, sebaiknya kamu tetap ingat bahwa gravitasi tetap ada. Kamu memang terbang, menentang hukum gravitasi, tapi ingat akan tiba waktunya kamu untuk jatuh sangat jauh dan sangat sakit. Berhati-hatilah di sana, jatuh selalu siaga menjelang, dan itulah saat yang tepat bagiku untuk mengucapkan selamat datang kembali dikehidupan awalmu.
Tapi, sepertinya surat ini akan kau baca setelah tiba waktunya.
Dari,
Tanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar